Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 April 2011

No, I Don't Love You

No, I don't love you,
It's just a little spark in my heart each time you showed up.

No, I don't love you,
Although random thoughts about you always popped out in my mind.

No, I don't love you,
It's just a picture of your face I keep on seeing,
and a sound of your laugh I keep on hearing during my days.

No, I don't love you,
Although somehow, I always dream about you every night.

No, I don't love you.
       I don't (want to) love you.

Senin, 04 Oktober 2010

Malu

Aku ini satu pemudi
satu dari berjuta-juta di negeri ini
Aku hanya malu
Malu ketika merenung
   tentang akhlakku...
   tentang ibadahku...
   tentang fungsiku...

Aku malu pada Tuhan
Ketika nikmat-Nya tak kusyukuri
Ketika perintah-Nya tak kujawab
dan ketika aku sombong dihadapan-Nya

Aku malu kepada waktu
Yang selalu berlari disaat aku berjalan
Yang terabaikan sehingga aku terlambat
Yang terbengkalai sehingga aku lalai

Aku malu kepada orangtua
Yang selalu memberi walau aku tak mampu memberi
Yang tetap ramah walau aku marah
Yang tetap sabar walau aku tak gencar

Aku malu kepada negeri ini
Ketika aku kalah dari kemalasan
Ketika aku terlalu menganggapnya besar
Sehingga tak berani menyelesaikan masalahnya
Ketika aku meminta lebih,
   padahal sedikit yang kuberi

Biarlah yang kusampaikan hanya malu
   agar aku sadar malu


Karya : Nurul Jasmine Fauziah

The Adventures of Sherlock Holmes

Senin, 06 September 2010

Sahabat

Aku bersyukur,
mereka pernah singgah di kehidupanku
Menebar inspirasi
Menanamkan keyakinan
Menghilangkan kegoyahan
dan saling menguatkan pendirian

Mereka menjadikan setiap tawa begitu berarti
Membuat tiap tetes air mata begitu berharga
Menjadikan tiap luka terasa manis
dan tiap nafas mengandung kebahagiaan

Kita t'lah arungi samudera kepahitan bersama
untuk bisa berlabuh di teluk cita-cita dan harapan
Kita t'lah terjang ombak dan badai
untuk bisa kembali melihat pelangi yang tersembunyi
di balik awan hitam

Namun kini,
kita tiba di gerbang perpisahan
Bersiap meniti langkah baru
Menuju masa depan

Usahlah kau bersedih kawan,
Mari berharap pada Tuhan
Agar kelak kita kembali dipertemukan
di Taman Firdaus yang penuh keindahan

Menuju Jalan Terang

Teringat masa itu
Aku masih sendiri
Berjalan di lorong gelap
Tanpa tau arah

Aku mencari cahaya
Aku mencari petunjuk
Aku mencari telaga
Aku mencari jiwaku

Hingga suatu saat,
Ia mengirimkan pesan cinta
Begitu lembut,
merasuki kalbuku

Lalu aku seolah bangkit
Hatiku lapang, jalanku terang
Jiwaku telah pulang
Jiwaku telah kembali

Kini kugenggam erat pelita itu
Takkan kulepas lagi
Sampai aku kembali
Pada Pemilik jiwa ini